Apa Saja Penyebab Pengapuran Plasenta Yang Perlu Ibu Hamil Ketahui

Apa Saja Penyebab Pengapuran Plasenta Yang Perlu Ibu Hamil Ketahui

Tentu semua ibu hamil tau bahwa plasenta merupakan organ yang sangat penting bagi janin selama berada didalam kandungan. Apa fungsi adanya plasenta? Yaitu untuk memproses pertukaran hasil metabolisme dan sirkulasi darah dari sang ibu ke janin. Dengan bahasa lain yang mudah dimengerti plasenta merupakan penghubung yang membawa makanan untuk janin selama berada didalam rahim. Tentunya kesehatan plasenta jangan diabaikan karena penting untuk dijaga demi menunjang pertumbuhan janin.

Ada yang namanya pengapuran plasenta dan ini perlu ibu hamil ketahui kira-kira apa saja penyebabnya agar segala hal yang tidak ingin terjadi bisa diwaspadai. Dan kami akan bahas penyebabnya sehingga bisa dilakukan pencegahan :

Pada dasarnya memang untuk menjaga kesehatan plasenta yaitu dengan gaya hidup yang sehat dari ibu sendiri. Terjadinya pengapuran pada plasenta tidak ada kaitannya dengan penyakit tertentu atau degenerative. Dalam hal ini adanya pengapuran plasenta merupakan proses yang terbilang normal terjadi diusia kehamilan akhir pada minggu ke 38. Yang perlu mendapatkan perhatian jika pengapuran tersebut akibat adanya penggumpalan darah yang membeku. Dan pada kondisi ini bisa menyumbat pembuluh darah serta menggangu sirkulasi darah dari rahim.

  1. Penyebab plasenta berkapur

Adapun plasenta berkapur yang diakibatkan adanya gangguan kesehatan yang terjadi pada ibu hamil. Dan ini mengakibatkan plasenta berkapur yaitu infeksi, hipertensi, antibody abnormal dan preeclampsia berat. Gaya hidup mempengaruhi terhadap pengapuran plasenta. Untuk itu sangat disarankan bagi wanita untuk menerapkan gaya hidup sehat sebelum memutuskan atau menjalami masa kehamilan. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi tinggi terutama yang mengandung asam folat.

  1. Dampak plasenta berkapur

Ini tidak memberikan dampak yang serius untuk ibu hamil. Namun ibu hamil yang mengalami pengapuran plasenta disarankan untuk melahirkan dengan proses Caesar. Karena ini harus mendapatkan perhatian khusus dari tim medis. Jika terjadi stress pada janin maka hal ini memaksa untuk dilakukan operasi Caesar. Dampak bagi janin akan terjadi penumpukan kalsium yang mengakibatkan plasenta mati dan digantikan oleh jaringan ikat. Untuk mengatasi plasenta berkapur diperlukan tindakan dari tim dokter. Tindak tersebut memastikan kecukupan nutrisi dan oksigen yang diperlukan janin.

Itu dia beberapa penjelasan penyebab dari pengapuran plasenta. Semoga bermanfaat dan tetap hidup sehat ya.

Reply