Benarkah Stimulasi Sentuhan Berikan Ketenangan Untuk Ibu dan Janin Dalam Kandungan?

Benarkah Stimulasi Sentuhan Berikan Ketenangan Untuk Ibu dan Janin Dalam Kandungan

Kehamilan adalah masa yang paling mendebarkan yang dialami oleh pasangan suami istri yang baru menikah atau sudah menikah lama. Bagaimana tidak, karena setelah mengalami proses kehamilan selama 9 bulan, buah hati yang dinanti-nantikan akan terbayar dengan suara gelak tawa dari calon buah hati yang lahir. Ibu hamil pun akan menjaga kehamilan dibantu dengan sang suami yang pastinya akan menjaga ibu hamil dan kandungan dalam ibu tersebut.

Salah satu untuk menjaga kandungan tersebut adalah dengan adanya stimulasi sentuhan. Dimana pada usia kehamilan menginjak trimester kedua tepatnya saat memasuki bukan ke-4 akan timbul gerakan-gerakan dari sikecil yang sudah mulai terasa. Pada  usia tersebut kulit pada janin yang ibu kandung sudah mampu merasakan rangsangan. Maka dari itu, ibu harus sering-sering mengusap perutnya atau biasa dikenal stimulasi sentuhan sebagai bentuk interaksi terhadap jain.

Stimulasi Sentuhan Berikan Ketenangan Untuk Ibu dan Janin Dalam Kandungan dan stimulasi ini dapat dimulai dari sentuhan sang ibu dengan halus pada perutnya. Usapan ini dapat menenangkan janin yang ada dalam kandungan jika janin tersebut mulai bergerak-gerak. Pergerakan ini dimunculkan dengan adanya suara gaduh, cuaca yang terlalu panas, serta adanya pertengkaran. Selain usapan, ibu juga bisa melakukan belaian bermula dari punggung yang dekat dengan kepala janin danditeruskan hingga kebagian bokong dengan perlahan.

Anda bisa melakukannya secara berulang. Gerakan belaian selanjutnya adalah menepuk punggung janin dari bagian yang dekat dengan pantat ke kepala. Hanya saja anda harus hati-hati agar jangan sampai kepala bayi tertepuk atau diberikan tekanan. Stimulasi sentuhan ini memiliki tujuan membuat jaringan otak baru pada si janin. Karena satu sel saraf akan dihubungkan dengan saraf lainnya melalui sinaps sehingga nantinya akan terbentuk sebuah jaringan sel yang baru yang saling terhubung satu dengan lainnya. bukan hanya ibu saja yang dapat melakukan stimulasi sentuhan, sang ayah juga dapat melakukan stimulasi sentuhan pada bagian perut ibu hamil sebelum kelahiran agar bisa mempererat ikatan Antara ibu, ayah, serta janin.

Dengan melakukan stimulasi sentuhan ini, ibu akan lebih merasakan kehadiran sang buah hati dimana akan mempermudah proses adaptasi ibu dan bayi setelah proses. Bagaimanapun,lakukan stimulasi sentuhan ini sesering mungkin pada situasi apapun agar janin dalam kandungan juga dapat menyadari kehadiran serta kehangatan dari orang tuanya. sentuhan ini juga dapat menjadi stimulasi positif bagi perkembangan janin.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian. selamat menunggu kehadiran sang buah hati.

Reply