Kapan Harus Melakukan Diagnostic Prenatal Pada Ibu Hamil?

Kapan Harus Melakukan Diagnostic Prenatal Pada Ibu Hamil

Bukanlah suatu hal yang mudah melewati masa kehamilan bagi seorang ibu yang sedang mengandung. Perjalanan kehamilan dari trimester pertama hingga menjelang persalinan seringkali anda mengalami gangguan yang berakibat pada kondisi yang kurang nyaman. Tidak hanya itu beberapa ibu hamil mengeluhkan masalah kehamilan yang berhubungan dengan diri ibu atau janin. Karena usia ini yang sering menjadi masalah factor usia ibu hamil diatas 35tahun sehingga resiko kehamilan semakin meningkat. Resiko kehamilan selain menunda kehamilan pada usia muda atau memiliki anak diatas 35tahun yaitu kesehatan ibu hamil diantaranya mengalami diabetes gestasional, menderita preeklamsia dan juga plasenta previa.

Hal tersebut menjadi kecemasan dan kekhawatiran tersendiri bagi ibu. Sehingga seringkali menjadi pertanyaan pada dokter mengenai kehamilan yang sedang dialaminya. Dapat di simpulkan semua kehamilan memiliki resiko hanya saja yang membedakannya adalah tingkatan resiko tersebut  dapat berpengaruh bagi ibu hamil dan janin. Upaya pencegahan agar resiko kehamilan rendah makan anda dapat melakukan diagnistik prenatal. Diagnostic prenatal ini dapat mendeteksi janin secara mendalam. Pemeriksaan ini disarankan pada ibu hamil dengan janin yang di curigai memiliki gangguan. Gangguan yang memerlukan pemeriksaan ini salah satunya kelainan kromosom atau kelainan bawaan terutama penyakit jantung. Selain itu apabila anda diperiksa mengalami gangguan dan fungsi plasenta atau ginjal janin maka diharuskan melalui pemeriksaan prenatal.

Manfaat Kapan harus melakukan diagnostic prenatal pada ibu hamil? Yaitu dapat mendeteksi secara dini terjadinya kelainan pada janin sehingga dapat dilakukan terapi prenatal dalam penanganannya. Bahkan tidak menutup kemungkinan dengan dilakukannya diagnostic prenatal akan berujung pada terapi pengobatan yang harus dilakukan terus menerus dalam mendukung persiapan persalinan, salah satunya adalah anemia. Resiko tinggi pada saat hamil menghindari kemungkinan terburuk seperti kematian pada janin dan kematian didalam kandungan.

Semakin bertambahnya usia semakin kamu apabila di usia kehamilan 20-24 minggu maka dapat dilakukan pemeriksaan USG sehingga dapat mengetahui penyakit bawaan yang mungkin terjadi pada janin. Sehingga pertanyaan yang umum dipertanyakan kapan dilakukan diagnostic prenatal adalah ketika pemeriksaan rutin pada ibu hamil dilakukan dan ditemukan resiko kehamilan yang tinggi yang berhubungan gangguan pada kondisi bati baik secara mental dan fisik sehingga dapat menurunkan resiko gangguan tersebut. Persiapan mental ibu hamil dan keluarga penting dilakukan ketika untuk menghadapi kemungkinan gawat pada bayi yang lahir. Ambil langkah operasi yang sudah disesuaikan dengan kesehatan ibu dan janin.

Reply