Kesulitan Mengontrol Buang Air Kecil (Inkontinensia Urin) Selama Kehamilan

Kesulitan Mengontrol Buang Air Kecil (Inkontinensia Urin) Selama Kehamilan

Tentunya bagi anda ibu hamil mengalami proses kehamilan bukanlah suatu hal yang mudah, atau mungkin anda salah satu yang sedang merencanakan kehamilan? Tidak perlu takut ketika banyaknya tantangan justru buat kita semakin kuat dalam mengambil sikap yang bijak. Tidak semua seperti ini namun hal yang khawatirkan salah satunya adalah kesulitan mengontrol buang air kecil. Ketika anda tertawa, bersin, batuk membuat anda sungguh tidak nyaman karena ini mengakibatkan anda mengalami ngompol. Ketika tertawa, bersin atau batuk pada ibu hamil akan memberikan tekanan pada perut dan menyebabkan urin lepas control.

Untuk hal ini anda tidak perlu mengkhawatirkan, karena ini pada umumnya terjadi pada ibu hamil. Jika anda seorang ibu tua dan sebelumnya telah melahirkan anda kemungkinan memiliki resiko yang lebih tinggi. Bagi wanita yang belum pernah melahirkan, persentase sebanding adalah 15/48 persen. Sedangkan jika ibu hamil yang sudah pernah melahirkan memilik presentasi 35/67 persen. Ketika seorang wanita hamil, membesarnya rahim dapat menempatkan tekanan ekstra pada kandung kemih. Selanjutnya persalinan dapat mempengaruhi kemampuan kandung kemih untuk mengontrol urin seperti kandung kemih dan uretra telah pindah saat melahirkan bayi.

Terapkan metode perilaku dan ini termasuk pelatihan kandung kemih atau kencing sesuai dengan jadwal tertentu. Simak berikut ini :

  • Gunakan grafik atau jurnal untuk menuliskan waktu anda buang air kecil dan ketika tubuh anda memiliki kesulitan mengontrol buang air kecil.
  • Keterlambatan sedikit lebih lama sebelum anda pergi untuk buang air kecil, misalnya anda mengantisipasi terlebih dahulu sebelum pergi, buat pola ini untuk jangka waktu yang terjadwal. Kemudian anda dapat mengatur jadwal untuk pergi ke toilet setiap ½ jam sekali, selanjutnya meningkatkan waktu pergi ke toilet dengan interval dua jam sekali. Kemudian lanjutkan memperpanjang interval dengan tiga atau emat jam antara pergi ke toilet dan seterusnya.
  • Semakin anda teratur dengan komitmen untuk rencana pengelolaan yang membantu anda mengontrol kemampuan buang air kecil. Tetap semangat dan sehat sampai proses kelahiran tiba.

Reply