Mari Cari Tau Penyebab Difteri Pada Anak

Mari Cari Tau Penyebab Difteri Pada Anak

Mungkin jenis penyakit ini tidak asing lagi bagi semua kalangan. Difteri ini adalah penyakit menular yang menginfeksi saluran pernafasan atas. Bahkan pada sebagian kasus, difteri menginfeksi kulit dan selaput lendir. Bakteri penyebab penyakit difteri yaitu corynebacterium diphteriae. Yang pada awalnya ditandai dengan terbentuknya lapisan pada selaput lendir dibagian saluran nafas. Lalu ada juga kerusakan pada bagian otot jantung dan system saraf.

Dan kali ini kami akan membahasnya yaitu difteri pada anak gejala umum yang harus diketahui yaitu sesak nafas, panas, sakit tenggorokan pada waktu menelan makanan, adanya selaput warna putih pada tenggorokan dan terjadi pembengkakan. Berikut ini kami akan menjelaskan beberapa gejala difteri pada anak :

  • Terjadinya pembengkakan kelenjar limfa pada bagian leher.
  • Demam dan menggigil.
  • Lemah dan lemas
  • Kesulitan bernafas atau bernafas cepat
  • Hidung selalu mengeluarkan lendir, bahkan sesekali terdapat darah dalam lendir tersebut.
  • Adanya membrane abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel
  • Tenggorokan sakit disertai suara serak

Biasanya penyakit difteri pada anak hanya bersifat ringan saja. namun tidak menutup kemungkinan kondisi bisa semakin parah jika kondisi tubuh anak semakin melemah dan merasakan sakit ketika menelan. Penyakit difteri pada anak diakibatkan oleh bakteri, dan bakteri ini tahan dalam keadaan kering dan beku. Namun bisa mati dalam proses pemanasan suhu sekitar 60derajat celcius. Ada penyebab terjadinya infeksi difteri sebagai berikut :

  • Factor lingkungan yang tidak sehat sehingga memudahkan penularan dan infeksi bakteri difteri
  • Tidak mendapatkan imunisasi secara lengkap
  • Kualitas vaksin imunisasi tidak bagus
  • Akses pelayanan kesehatan kurang dan pengetahuan sang ibu rendah mengenai penyakit tersebut

Penularan bakteri difteri bisa melalui percikan ludah dari orang yang menderita infeksi tersebut. Bisa menular melalui benda atau makanan yang bersentuhan dengan penderita difteri. Melakukan kontak langsung dengan penderita difteri meruapkan cara penularan yang paling berbahaya. Adapun penularan penyakit difteri pada anak bisa dicegah dengan beberapa cara berikut ini :

  • Lakukan imunisasi dasar lengkap (DPT-HB sebanyak 3 kali)
  • Imunisasi DT saat anak menginjak usia SD / sekolah dasar
  • Lanjut imunisasi TD

Cara lain untuk mencegah penularan tersebut :

  • Jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan dan badan. Biasakan supaya anak selalu mencuci tangan sebelum makan.
  • Hindari kontak langsung dengan penderita.
  • Menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga
  • Menutup hidung ketika bersin
  • Mengkonsumsi makanan bergizi

Itu dia penjelasan simple yang bermanfaat diharapkan jika anda yang belum tau apa saja penyebab dan gejala dari difteri untuk anak-anak kami sudah memberikannya jangan lupa untuk memberikan asupan makanan yang bergizi untuk buah hati. Semoga bermanfaat.

Reply