Mari Ketahui, Apakah Itu Kehamilan Anggur?

Mari Ketahui, Apakah Itu Kehamilan Anggur

Ini perlu anda perhatikan, jika anda belum tau apakah itu kehamilan anggur simak artikel berikut ini. Hamil anggur adalah kehamilan yang gagal dimana terjadi kelainan pada proses perkembangan sel telur setelah dibuahi, sehingga gagal tumbuh menjadi seorang bayi. Pada kehamilan anggur, sel-sel telur dan plasenta yang tidak mampu berkembang ini akan membentuk sekumpulan kista / gelembung berisi cairan yang bentuknya menyerupai anggur putih.

Pada masalah kehamilan anggur ini termasuk masalah kesehatan yang jarang terjadi. Jangan anggap sepele soal masalah kesehatan satu ini dan harus mendapatkan tindakan secepat mungkin untuk menghindari risiko komplikasi yang sering terjadi yaitu penyakit trofoblastik gestasional. Jangan kaget jika anda sudah konsultasikan ke dokter dan ternyata harus disembuhkan dengan cara kemoterapi atau operasi.

Apa sajakah gejala yang dialami pada penderita hamil anggur. Kehamilan anggur pada awalnya memunculkan gejala yang sama dengan kehamilan normal. Gejalanya yaitu :

  • Pendarahan dari vagina, khususnya pada trimester pertama
  • Mual dan muntah yang parah
  • Keluarnya kista berbentuk anggur dari vagina
  • Nyeri pada tulang panggul
  • Jika anda merasakan satu atau lebih gejala di atas segera temui dokter kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dan biasanya dokter kandungan akan menemukan beberapa tanda hamil anggur yaitu :
  • Rahim yang tampak lebih besar dari usia kandungan yang seharunya
  • Kista ovarium
  • Preeklamsia yang satu ini berhubungan dengan tekanan darah tinggi serta protein di urine pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu.
  • Anemia
  • Nyeri pada tulang panggul
  • Hipertirodisme

Penyebab dan jenis hamil anggur antara lain :

  • Hamil anggur lengkap yang terjadi ketika sel telur yang tidak mengandung informasi genetika dibuahi oleh sperma dan tidak berkembang menjadi fetus, melainkan sekumpulan jaringan abnormal yang disebut mola, yang lama-kelamaan dapat memenuhi rahim.
  • Hamil anggur parsial yang muncul jika 1 sel telur normal di buahi oleh 2 sperma. Jaringan plasenta akan berkembang abnormal menjadi mola, sementara jaringan fetus yang berhasil berkembang akan mengalami kecacatan yang serius.

Factor resiko ada beberapa factor yang diduga bisa meningkatkan risiko seorang wanita mengalami hamil anggur, yaitu :

  • Usia sang ibu saat hamil, risiko hamil anggur lengkap cenderung lebih tinggi untuk wanita yang hamil pada usia 40tahun ke atas atau usia remaja. Sementara hamil anggur persial jarang dipengaruhi oleh usia
  • Kedua pernah mengalami hamil anggur, jika anda pernah punya pengalaman kehamilan anggur anda memiliki 1-2% kemungkinan untuk  mengalami hamil anggur pada kehamilan berikutnya.
  • Etnis kejadian hamil anggur paling umum di temukan di Negara-negara asia seperti Taiwan, Filipina, dan jepang. Namun semakin berkembangnya jaman yang semakin berbahaya ini sudah bisa dijumpai pada segala etnis.
  • Pernah keguguran.

Bagi penderita hamil anggur di anjurkan untuk tidak hamil dulu hingga pengawasan lanjutan selesai di lakukan. Bagi perempuan yang belum memiliki anak, dianjurkan memakai alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan selama satu tahun, sedangkan untuk tidak hamil selama dua tahun. Ini bertujuan untuk memastikan apakah kehamilan anda normal ataukah mengalami kelainan, jika dikenali tanda-tandanya dan sebaiknya anda memeriksakan kehamilan secara teratur kebidan atau dokter. Jadi tetap sehat dan jangan mengabaikan peran penting menjaga calon buah hati.

Reply