Mendeteksi Usia Janin Lewat Kalender Kehamilan

Mendeteksi Usia Janin Lewat Kalender Kehamilan

Bagaimana cara mendeteksi usia janin? Nah ini biasanya yang dilakukan semua ibu hamil yaitu lewat kalender kehamilan setelah dihitung dari hari pertama haid terakhir. Cara untuk mengetahui usia kehamilan biasanya lebih mudah dihitung minggu atau hari. Karena hal ini bisa dipercaya bisa lebih detail dibandingkan dengan cara mengetahui kehamilan dengan menghitung bulan. Selama masa kehamilan janin yang ada didalam perut ibu mengalami perkembangan yang bisa dibilang cepat. Tapi dengan melewati proses fase demi fase perkembangan. Nah disetiap fase yang semakin berkembang janin membutuhkan perhatian yang berbeda-beda.

Ketika anda dan suami anda sudah melakukan hubungan intim dan sudah merencanakan program kehamilan yang sudah diimpikan pastinya ini sudah sangat penting calon ibu untuk mempelajari cara mengetahui usia kehamilan. Tujuannya yaitu untuk ibu hamil dapat melakukan cara yang tepat dan memberikan menjaga kehamilannya dengan sebaik-baiknya. Dan tidak terlepas dari apa yang ibu konsumsi.

Metode ini bisa dilakukan sebagai cara mengetahui usia kehamilan yang bisa dipraktekkan dirumah oleh ibu. Untuk cara kelander kehamilan ini perhitungannya lebih mengacu pada hari pertama haid terakhir atau biasa dikenal dengan HPHT. Dengan cara mengetahui usia kehamilan maka ibu hamil akan tahu juga tentang hari perkiraan bayi akan dilahirkan. Nah untuk dokter sendiri mempunyai caranya sendiri mengetahui usia kehamilan dan mempunyai konsepsi bahwa pembuahan biasanya terjadi pada hari ke 14 pada siklus haid wanita. Atas dasar ini dokter bisa menghitung usia kehamilan.

Tidak semua wanita mengingat siklus haidnya, bahkan jika disuruh untuk menulisnya dikalender terkadang wanita suka lupa. Nah ada rumus tertentu yang bsia digunakan sebagai cara mengetahui usia kehamilan yaitu tanggal pertama haid terakhir + 7 atau bulan pada saat haid terakhir – 3 atau  tahun pada saat haid terakhir + 1. Lalu bagaimana jika bulannya tidak dapat dikurangi 3 dimana terjadi di bulan ke 1,2, dan 3 maka bulan haid terakhirnya cukup + 9. Dan untuk tahun haid terakhirnya tetap + 1.

Ketika menurut anda cara ini sulit anda bisa mengetahui usia kehamilan dengan pemeriksaan USG. Dimana cara ini dipercaya sebagai cara yang paling akurat dibanding dengan cara lainnya. Dan bahkan USG sudah semakin canggih sudah bisa 2,3 dan 4 dimensi yang semakin jelas rupa bayi atau janin didalam kandungan anda tinggal anda dan suami pilih mau USG yang mana. Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadikan wawasan lengkap untuk anda dan suami.

Reply