Mengenal Urutan Memperkenalkan Makanan Yang Baik Pada Bayi

Mengenal Urutan Memperkenalkan Makanan Yang Baik Pada Bayi

Ketika bunda baru saja melewati masa persalinan dan bayi baru saja dilahirkan dari rahim seorang ibu, makanan pertama dan minuman pertama yang diperoleh bayi yaitu ASI.

Mengenal urutan memperkenalkan makanan yang baik pada bayi disarankan bayi berusia 6 bulan. Usia ini sudah memungkin si buah hati telah cukup mendapatkan ASI dan sudah waktunya diperkenalkan terhadap jenis makanan lainnya. Sistem percernaan yang belum matanglah yang melatar belakangi mengapa bayi baru lahir hanya boleh mengkonsumsi ASI dari ibunya.

Bagi anda ibu yang baru saja melewati proses persalinan pastinya mau memberikan dan mengenalkan urutan makanan yang baik pada bayi anda apa saja. jangan khawatir kali ini kami akan membahasnya. Tidak sedikit memang ibu keliru dan khawatir ingin memberikan buah hatinya makanan pengganti ASI. Ketika anda tanya-tanya dengan saudara atau keluarga yang sudah berpengalaman pastinya memastikan bahwa ini aman dan baik-baik saja.

Akan tetapi, perlu disadari betul bahwa hal tersebut adalah hal yang keliru. Tidak sebaiknya ibu dengan sembarang menyuapi buah cintanya dengan makanan lain yang padat. Meski ibu mendapati si kecil terlihat lahap dengan makanan yang ibu berikan. Namun hal ini tidaklah baik untuk sistem pencernaannya.

Seperti yang sudah dijelaskan di artikel jenis makanan pendamping ASI terbaik untuk bayi sebagai orang tua ayah dan ibu yang hendak memberikan makanan pada bayi, perlu memperhatikan beberapa hal yang penting. Seperti waktu pemberian, porsi, jenis makanan dan lain sebagainya agar kebutuhan gizi pada si buah hati dapat terpenuhi dengan optimal. Selain itu tentunya, pemberian makanan ini perlu dilakukan secara bertahap, sesuai dengan tingkatan usia si kecil. Untuk itu tidak usah lama-lama mari kita simak aja urutan memberi jenis makanan pada bayi :

  1. Memberikan sereal nasi atau sereal satu jenis serat lainnya

Sebagai tahapan pertama, jenis makanan yang bisa di berikan pada bayi yang baru lahir yaitu sereal nasi-sereal barley-sereal oat dan yang terakhir adalah sereal gandum. Mengapa gandum dan sereal seperti yang kita ketahui pemberian jenis makanan haruslah dilakukan secara bertahap dimulai dari jenis makanan yang bertekstur lunak sampai dengan berlanjut pada tekstur yang lebih padat lainnya. Sama seperti gandum dan sereal gandum mengandung salah satu bahan makanan yang dapat menjadi alergen, yakni gluten. Untuk beberapa bayi yang memiliki alergi, mereka akan mungkin mengalami masalah atau gangguan tubuh sebagai reaksi dari alergi.

  1. Puree daging sapi atau ayam

Jenis yang bisa diberikan untuk buah hati yaitu daging karena daging memiliki zat besi yang begitu banyak dan sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan bayi. Untuk ayam pilihlah bagian paha, karena kandungannya lebih banyak dibanding dada. Cara penyajiannya anda bisa kukus atau di blander dan ibu bisa kombinasikan dan makanan lainnya agar si kecil semakin suka.

  1. Puree sayuran

Bahan yang satu ini harus dilebih dahulukan dibanding buah-buahan. Rasa buah yang manis, dan buah hati anda melalui tahapan awal dengan mendapatkan jenis makanan yang manis. Maka bisa kemungkinan akan tidak suka mengkonsumsi sayur.

  1. Puree buah

Ini daftar makanan terakhir yaitu buah-buahan. Buah di jadikan puree atau bubur halus untuk memudahkan si kecil mencerna dan menelannya. Cara penyajiannya potong kecil-kecil dan blander. Jenis buah yang baik diberikan pada bayi pada saat pertama mendapatkan asupan makanan padat adalah buah pir, semangka, alpukat, pisang, pepaya dan masih banyak lagi. Perhatikan pemberian buah pada si buah hati. Pastikan bila anda selalu membersihkannya terlebih dahulu sebelum menyajikannya pada buah hati anda.

Simak berikut ini rambu-rambu atau kapan pemberian makanan padat pada anak:

Setelah anda sudah tau urutan apa yang pas untuk buah hati, dan urutan memberikan makanan pun penting ibu dan orang tua ketahui. Pada dasanya memberikan makanan padat tidak gampang dan dapat dilakukan dengan sembarangan. Nah, agar pemberian makanan padat pada bayi bisa berjalan dengan optimal. Kali ini kita akan kenali seperti apa rambu-rambu pada pengaplikasian hal tersebut dibawah ini :

  1. Mengapa pemberian makanan padat penting dilakukan?

Hal ini penting dilakukan pada bayi karena bayi sudah membutuhkan asupan nutrisi dan gizi yang lebih banyak. Adapun jenis gizi yang dibutuhkan diantaranya adalah kalori, kalsium, protein dan masih banyak lagi. Yang mana asupan ini akan dibutuhkan lewat lauk-pauk seperti daging, ika, sayur-sayuran, buah dan masih banyak lagi.

  1. Apakah setelah MPASI, ASI ditinggalkan?

Banyak sebagian orang tua bertanya-tanya dengan bagini apakah anak harus meninggalkan ASInya? Jawabannya tentu tidak namanya saja pendamping maka ASI tetaplah menjadi asupan utama yang harus tetap didapatkan oleh anak. Sebab menurut saran dari para dokter anak selama 6 bulan pertama asupa terbaik adalah ASI ekslusif yang tidak tergantikan dengan asupan lainnya. Pemberian ASI ekslusif membuat daya tahan tubuh pada bayi menjadi lebih baik dan lebih aman.

  1. Lalu apa saja manfaat dari asi?

MPASI yang diberikan nantinya akan membantu guna melatih kemampuan oromotor (organ-organ dibagian mulut) karena malalui pemberian makanan pendamping, bayi akan dapat belajar bagaimana mengunyah, mengisap, serta menelan untuk belajar makan makanan yang berkontur. Itulah mengapa sebaiknya MPASI diberikan dengan bertahap, mulai dari makanan yang cair, lunak dan menjadi lebih kental.

  1. Lalu bagaimana jika MPASI diberikan terlambat?

Pemberian pendamping ASI tidak disarankan diberikan dalam waktu yang cepat atau lamban. Hal ini tentunya akan dirasakan oleh bayi itu sendiri. Keterlambatan dalam memberikan makanan tambahan membuat bayi kekurangan asupan nutrisi sehingga membuat mereka mengalami gangguan dalam tumbuh kembangnya.

Bukan hanya itu, hal lain yang akan mungkin menjadi resiko diantaraya adalah kekurangan energi dan kedepannya hal ini akan membuat si kecil mengalami gangguan adaptasi terhadap makanan yang akan dikonsumsi. Demikian beberapa hal yang dapat diketahui dalam hal memberikan makanan pendamping ASI pada buah hati. Pada intinya, hal yang terpenitng yang dapat dilakukan dari hal ini adalah dengan mengamati lebih baik bila terjadi reaksi alergi sewaktu memberikan jenis makanan tertentu pada bayi. Hal ini dikarenakan tidak semua bayi memiliki respon yang sama terhadap jenis makanan tertentu. Semoga bermanfaat ya bunda.

Reply