Menu Makanan Anak 1 Tahun Yang Perlu Bunda Ketahui

Menu Makanan Anak 1 Tahun Yang Perlu Bunda Ketahui

Dalam memberikan asupan makanan merupakan kewajiban untuk kelangsungan hidup, tumbuh kembang optimal serta kualitas hidup seorang anak. Khususnya batita yang masih dibawah tiga tahun. Dan artikel ini akan membahas menu makanan anak 1 tahun agar lebih terjaga dalam mengatur jadwal makan anak. Saat masih usia 1 tahun menu makanan hariannya yaitu masakan keluarga, yang masih dicincang atau disaring kasar bila perlu, pada usia ini bahan untuk membuat makanan bayi atau anak-anak dapat disamakan dengan orang dewasa, namun rasanya harus disesuaikan. Dan kami akan menjelaskannya masakan untuk si kecil yang berusia 1 tahun.

Perhatikan kurva pertumbuhan si kecil laju pertumbuhan si kecil biasanya berkurang saat usia satu tahun atau saat si kecil mulai berjalan dan bergerak aktif (antara 1-3tahun) kemampuan fisik, intelektual, dan sosialnya berkembang dengan cepat. Dalam proses perkembangan kemandirian ini si kecil mungkin akan mengalami penurunan selera makan. Penyebabnya karena mereka menganggap makan menggangu kegiatan umumnya yaitu bermain. Namun tetap beri perhatian penuh pada si kecil saat makan karena saat seperti ini sebenernya dapat dimanfaatkan untuk bermain, belajar, dan bersosialisasi bersamanya. Seperti pada masa tumbuh kembang sebelumnya, menu makana si kecil tetap harus mengandung gizi yang seimbang.

  1. Berikan makanan kaya karbohidrat sebagai sumber energy 3-4 kali sehari. Si kecil yang berusia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 45-50 kalori untuk setiap 0,5kg berat badannya. Kebutuhan kalori ini juga tergantung pada tingkat keaktifan si kecil.
  2. Si kecil yang berusia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 14,5gr protein setiap hari untuk mendukung pertumbuhannya. Sekitar 6gr dari jumlah tersebut harus merupakan protein yang bermutu tinggi. contohnya 1 butir telur, 25gr daging tanpa lemak, dan 100gr kacang hijau. Makanan sumber protein hewani yang dapat diberikan satu kali sehari, sedangkan sumber protein nabati diberikan dua kali sehari.
  3. Buah dan sayuran diberikan 3-4 kali sehari. Cobalah untuk memberikan si kecil beberapa potongan buah utuh yang lembut seperti pisang, papaya, dan melon. Demikian juga beberapa sayuran berserat keras seperti kembang kol dan brokoli rebus.
  4. Susu dan produk olahan adalah satu sumber kalsium yang penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat. Si kecil yang berusia diatas 1 tahun perlu mendapatkan 350miligram kalsium perhati. Dan diusia 1 tahun biasanya si kecil masih menyusu atau mendapatkan ASI. Kebutuhannya 400-500ml perhari. Pemakaian dot juga sebaiknya diganti dengan gelas untuk mengurangi kejadian karies (gigi berlubang) dan obesitas.

Cobalah beberapa menu sederhana yang bisa diikuti :

Nasi goreng sayur

Bahan :

  • 2sdt minyak
  • ½ butir bawang merah, iris halus
  • 1sdt daun bawang, iris halus
  • 1butir telur, buat orak arik
  • 2sdm sayur beku campur
  • 1sdt kecap asin
  • 1sdt kecap ikan
  • 1sdt saus tomat
  • 150gr nasi lembek

Cara membuat :

  • Panaskan minyak, tumis bawang merah dan daun  bawah hingga layu dan harum.
  • Masukkan telur, sayuran, kecpa asin, kecap ikan, dan saus tomat. Masak sambil diaduk hingga semua matang.
  • Masukkan nasi, aduk hingga tercampur rata, angkat dan sajikan.

Sup macaroni tofu brokoli

Bahan :

  • 2sdm macaroni, rebus hingga lunak
  • 1 bungkus tofu, potong kecil
  • ½ buah wortel, kupas, potong kecil, rebus hingga lunak
  • 3 kuntum brokoli, rebus 1 menit, cincang kasar
  • 250ml kaldu ayam
  • 1 siung bawang merah, iris tipis
  • 1 sium bawang putih, iris tipis
  • ½ sdm daung bawang, iris tipis
  • Garam dan merica secukupnya

Cara membuat :

  • Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, kemudian masukkan ke kuah kaldu yang mendidih.
  • Masukkan wortel, brokoli, dan tofu.
  • Masukkan macaroni.
  • Masukkan daun bawang, dan seledri.
  • Bumbui dengan garam dan merica secukupnya saja agar ada rasanya.
  • Sajikan selagi hangat.

Itu dia beberapa menu makanan anak 1 tahun, semoga artikel ini membantu dan semoga menambah wawasan anda mengolah bahan makanan untuk buah hati anda. Selamat mencoba.

Reply