Taukah Anda Tingkat Kolesterol Rendah Saat Hamil Dapat Picu Kelahiran Premature, Mulai Dari Sekarang Waspadai

Taukah Anda Tingkat Kolesterol Rendah Saat Hamil Dapat Picu Kelahiran Premature, Mulai Dari Sekarang Waspadai

Setiap sepasang suami istri baru saja di karuniakan seorang anak tentunya sangat bahagia dan pastinya mendambakan dapat melahirkan bayi yang sehat dan sempurna tanpa masalah apapun ketika menghadapi persalinan. Namun ketika anda ingin mendapatkan hasil yang terbaik ketika melahirkan pastinya tidak mudah begitu saja, butuh perjuangan tentunya.

Tidak semua ibu hamil akan menjalankan masa kehamilan sampai proses persalinan dengan baik tanpa adanya masalah. Bersyukur sekali jika anda termasuk ibu yang hamil dan menjalani proses persalinan tanpa adanya kendala. Namun pada sewajarnya apa yang akan dialami saat waktu persalinan nanti akan di tentukan dari bagaimana ibu hamil menjalani kehamilannya maksudnya apa yang di konsumsi sangat berpengaruh besar terhadap kedepannya.

Tentunya demi janin dan sang ibu sampai mencapai kelahirannya dan mendapatkan bayi yang sehat dan sempurna ada beberapa hal yang harus ibu lakukan demi mencukupi segala kebutuhan nutrisi demi mendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan. Pastinya juga semua orang sudah mengetahui ketika anda sudah berhati-hati namun ada saja hal yang tidak diinginkan terjadi. Termasuk dengan resiko kelahiran bayi premature yang mengerikan. Bayi premature adalah bayi yang lahir lebih cepat dari perkiraan kelahiran yang sudah di tetapkan dari waktu kurang lebih 37 minggu. Dan di beritakan setiap tahunnya semakin menaik jumlah bayi yang di lahirkan premature.

Dan sekarang kami akan membahas yang dapat memicu bayi lahir premature seperti apa. Salah satunya bayi lahir premature dapat terjadi karena kekurangan kolestrol pada tubuh ibu yang di alami selama masa kehamilan tentunya. Simak berikut ini tingkat kolestrol rendah saat hamil dapat picu kelahiran premature :

Ibu hamil pun membutuhkan asupan lemak, lemak adalah satu zat yang di butuhkan oleh tubuh. Tidak selamanya lemak hadir dari makanan dalam bentuk yang buruk. Banyak orang memberikan pendapatnya dan keliru dengan menganggap bahwa lemak adalah zat yang buruk. Sehingga kondisi inilah yang membuat mereka menghindari lemak. Padahal demi bisa menjalankan fungsi tubuh yang baik lemak di butuhkan sama halnya dengan zat lainnya yang punya fungsi masing-masing dalam menunjang kesehatan dalam tubuh.

Secara umum lemak berfungsi untuk membantu metabolisme vitamin yang larut lemak, yakni vitamin A,D,E dan K. ini juga membantu ketika kita mengalami kekurangan glukosa sebagai sumber energy utamanya, maka disini peran lemak sebagai pengganti sumber energy didalam tubuh.

Akan tetapi hal penting yang perlu di perhatikan dalam mengasup lemak ke dalam tubuh adalah jumlahnya dan jenis lemak yang anda konsumsi. Karena banyak orang mengkonsumsi makanan berlemak dengan jenis lemak yang berbeda-beda.

Apa saja peran lemak pada ibu hamil? Lemak dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan janin didalam rahim ibu. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa lemak pada ibu hamil sama pentingnya dengan peranan glukosa didalam tubuh ini sangat di butuhkan oleh janin demi tumbuh kembang.

Untuk itu kadar kolestrol pada ibu hamil penting untuk diperhatikan dengan baik karena memang berperan untuk mengatur hormone serta perubahan fungsi tubuh ketika kehamilan berjalan. Dan sekarang kita akan membahas kadar kolestrol rendah pada ibu hamil dapat picu kelahiran premature. Bukan hanya kolesterol yang tinggi saja dapat memicu kelahiran bayi premature atau lebih cepat dari waktu perkiraan lahir, namun turunnya kolesterol yang rendah akan pula menaikkan resiko terhadap kondisi yang satu ini. Penelitian mengungkapkan sebanyak 118 ibu hamil yang memiliki kadar kolesterol yang rendah pada rentang usia 21 tahun hingga dengan 34 tahun.

Bukan hanya itu penelitian tersebut pun menunjukan bahwa kadar kolesterol baik yang rendah yang di alami oleh ibu hamil pada usia kehamilan trimester ke 3 menunjukan gangguan pertumbuhan janin yang dapat menyebabkan berbagai masalah timbul pada masa persalinan nanti. Dibuktikan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang mengalami kekurangan kadar kolesterol atau kadar kolesterol yang rendah beresiko mengalami masalah berat badan pada bayi pada saat pertama kali dilahirkan. Masa kehamilan rata-rata beresiko melahirkan bayi dengan berat badan 124 gram lebih rendah dibandingkan ibu yang semasa hamil tidak mengalami masalah kadar kolesterol.

Tentunya ini sangat berpengaruh sekali terhadap kelahiran bayi karena kolerasi antara kadar kolesterol dalam tubuh ibu hamil akan erat kaitannya dengan kelahiran bayi. Kadar kolesterol yang dimiliki oleh ibu akan dapat berpengaruh terhadap membrane sel, pembelahan, sintetis hormone dan juga perkembangan pada setiap sel yang membentuk tubuh janin dalam kandungan. Sehingga kadar kolesterol total yang rendah pada tubuh ibu akan dapat mengakibatkan gangguan perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan ibu resikonya tumbuh kembang bayi yang tidak sempurna. Mulailah dari sekarang untuk memulai mengkonsumsi makanan yang sehat dan berkualitas demi janin dan sang ibu. Asupan yang sangat menjamin tumbuh kembang janin anda seperti sayur, buah, daging, dan ikan. Hindari makan-makanan yang bergoreng. Semangat menjalankan program sehat mulai sekarang.

Reply