Waspadai Keguguran Yang Bisa Dialami Para Wanita Khusus Untuk Ibu Hamil

Waspadai Keguguran Yang Bisa Dialami Para Wanita Khusus Untuk Ibu Hamil

Tentunya bagi setiap pasangan yang baru menikah menginginkan kehadiran keluarga baru ditengah-tengah keluarga kecilmu merupakan dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Namun tidak semua keluarga kecil yang baru saja menikah bisa mendapatkan calon bayi sampai persalinan tiba. Hal ini yang sering kita kenal keguguran. Dan kali ini kami akan membahas waspadai keguguran dan penyebab keguguran yang tentunya lebih baik mencegah dari pada mengobati ya.

Keguguran adalah penghentian proses kehamilan pada usia dibawah 20 minggu. Pada saat itu janin memiliki berat kurang lebih 500gr. Keguguran ada yang bersifat sporadic atau di kenal dengan keguguran berulang, dimana keguguran sporadic tidak memiliki pola dan sebagian besar di sebabkan oleh kelainan kromosom, bisa pada sel telur atau sel sperma. Keguguran merupakan hal yang tidak diingkan dan terjadi pada ibu yang sedang hamil. Lalu apa penyebabnya? Sebab kelainan kromosom ada banyak factor yang di duga menjadi penyebab keguguran. Ada penyakit autoimun, kelainan anatomi, adanya infeksi, dan sangat berpengaruh lingkungan dan gaya hidup.

Tentunya ini menjadi perhatian keras bagi ibu hamil, perhatikan gaya hidup. Tentunya gaya hidup yang tidak baik seperti merokok, mengkonsumsi minuman keras, obesitas atau berat badan kurang dapat memiliki gangguan hormone yang berakibat gangguan kehamilan. Banyak juga yang bilang penyebab wanita hamil keguguran karena stress namun ini belum masuk kedalam penelitian yang akurat. Dan juga bagi para wanita sering kali berfikir bahwa melakukan pekerjaan harian dapat menimbulkan keguguran terhadap wanita, untuk yang satu ini anda tidak perlu khawatir dan tidak perlu mengurangi waktu kerja anda asal harus diingat bahwa jangan terlalu cape.

Tentunya anda juga harus mengetahui apa saja jenis keguguran? Namun ketika anda mengalami keguguran tindakan yang paling tepat konsultasi ke dokter, karena tingkat dan tindakan yang di lakukan berbeda-beda. Berikut jenisn keguguran :

  • Abortus komplet, pada jenis ini janin sendiri akan keluar dari rahim, baik secara spontan maupun dengan alat bantu. Pada persoalan ini tidak dilakukan tindakan apa-apa namun juka pasien datang dengan pendarahan dan masih terlihat jaringannya maka akan di lakukan pembersihan sisa jaringan dengan cara kuret.
  • Abortus tidak lengkap / inkomplet. Untuk kasus ini jika terjadi pendarahan terus menerus embrio / janin harus segera dikeluarkan.
  • Abortus insipiens pada kasus ini sangat kecil kemungkinan untuk mempertahakan kehamilan
  • Abortus imminens, karena embrio masih berada dibelakang rahim dan dapat bertahan hidup, sehingga masih bisa di selamatkan.

Apa tanda-tanda jika mengalami keguguran?

  • Pendarahan ini terjadi pada umumnya dan sering terjadi hanya berupa bercak bercak yang berlangsung lama sampai pendarahan hebat.
  • Kram dan kejang pada perut ini terjadi pada mereka yang terserang kram perut pada awal datang bulan ini terjadi berulang kali dalam waktu yang lama.
  • Nyeri pada bagian bawah perut, tentunya rasa nyeri biasanya cukup menggangu dan dalam waktu lama. Keluhan ini muncul beberapa jam bahkan beberapa hari setelah muncul gejala pendarahan.

Tentunya ketika wanita pernah mengalami hal yang sangat menyakitkan itu tentu dihantui dengan rasa khawatir, namun anda tidak perlu khawatir karena peluang anda memiliki anak cukup tinggi. Sehingga tidak di lakukan pengobatan khusus. Untuk itu jangan lupa lakukan rutin pemeriksaan kehamilan anda dan tetap menjaga pola hidup yang sehat dan tingkatkan gaya hidup yang sehat juga untuk menghindari keguguran.

Reply